Senin, 28 November 2011

Chapter 14: Systems Design and Development

Objectives

  • Describe the process of designing, programming, and debugging a computer program.
  • Explain why there are many different programming languages, and give examples of several.
  • Explain why computer languages are built into applications, operating systems, and utilities.
  • Outline the steps in the life cycle of an information system, and explain the purpose of program maintenance.
  • Explain the relationship between computer programming and computer science.
  • Describe the problems faced by software engineers in trying to produce reliable large systems.
  • Explain why software companies provide only limited warranties for their products.



Chapter 14 
Systems Design and Development 

Computer programming  adalah form terspesialisasi dalam penyelesaian suatu masalah yang mengembangkan algoritma untuk memecahkan suatu masalah. Kebanyakan programmer menggunakan stepwise perbaikan untuk memecahkan suatu masalah secara berulang-ulang menjadi sesuatu yang lebi kecil, lebih mudah memecahkan masalah. Algoritma iasanya berkembang di psedocode, yang mendeskripsikan logika dari program sebelum diterjemahkan kedalam bahasan programming. Sebuah penterjemah bahasa-baik compiler maupun interpreter-mengecek error, dan jika ia tidak menemukan kesalahan, menterjemahkan program kedalam bahasa mesin sehingga computer bisa melaksanakan instruksi yang diminta. Logic error tidak akan diketahui sampai program yang ditransalasikan berjalan, dan mungkin tidak sampai itu. Proses programming tidak akan terpenuhi samapi program sudah dicek errornya.

Level bahasa tingkat tinggi, seperti FORTRAN, COBOL, BASIC, dan C++, kurang lebih seperti bahasa inggris, dan lebih muda digunakan dari bahasa mesin yang sebelumnya. Terlebih, mereka secara umum bisa di transportasikan antara computer dengan penulisan ulang yang minimum. Kebanyakan bahasa modern saat ini membutuhkan programming yang terstruktur, teknik yang mengembangkan penyatuan subprogram dengan hanya menggunakan tiga fundamental control: rangkaian, pilihan, dan pengulangan. Programming yang terstruktur menghasilkan program dengan logic error yang lebih sedikit.

Kebanyakan aplikasi mengandung bahasa makro, scripting languanges, dan query langueanges yang menempatkan daya programming ditangan pengguna. Query languanges direpresentasikan ke dalam empat bahasa generasi (4GLs), yang tidak sesuai prosedir, yang memungkinkan programmer untuk focus dalam menyelesaikan tugasnya daripada memikirkan langkah-langkah yang berkembang dalam menyelesaikan tugas. Visual programming membuat programmer bisa menggunakan ikon, drawing tools, menu, dan kotak dialog untuk merekonstruksi program dari objek dengan menggunakan property dan tersedianya kemampuan untuk mengirim pesan satu sama lain; kebanyakan percaya bahwa OOP mewakili programming dimasa depan.

Program adalah bagian dari system informasi yang lebih besar. Sebuah system informasi mempunyai siklus hidup yang dimulai dengan investigasi mula-mula dari sebuah masalah, diproses dengan analisis, desain, perkembangan dan fasa pelaksanaan, dan tetap hidup dalam fasa biaya sampai system itu diberhentikan. Sebuar system analis mengatur beberapa system informasi dengan bantuan dari tim programmer dan beberapa professional computer lainnya, termasuk teknik pengumpulan data, modeling tools, dan teknologi CASE.

Chapter 11: Computers at Work, School, and Home

 Objectives

  • Describe how computers have changed the way people work in factories, offices, homes, and a variety of industries.
  • Describe several ways in which computers have changed the quality of jobs, both positively and negatively.
  • Speculate on how our society will adjust as more and more jobs are automated.
  • Explain how the information age places new demands on our educational system.
  • Describe several ways computers are used in classrooms today.
  • Discuss the advantages and limitations of computers as instructional tools.
  • Describe the role of computers in our homes and leisure activities in the next decade.
Chapter 11 
Computers at Work, School, and Home

Teknologi informasi memiliki pengaruh yang amat besar pada kehidupan dan cara kerja kita, dan itu seperti menantang banyak kepercayaan kita, anggapan dan tradisi.
Perusahaan pabrik sudah mengalami kemunduran sejak kita memasuki era informasi, tetapi pabrik tetap menyediakan kita dengan  barang-barang yang berkualitas. Pabrik modern dan otomatis menggunakan computer pada setiap level operasinya. Desain computer-aided, mesin computer-aided, secara otomatis mengumpulkan garis, dan gudang otomatis semuanya dikombinasikan untuk memproduksi barang-barang yang membutuhkan jumlah pegawai yang sangat sedikit.

Untuk beberapa orang yang bekerja di kantor daripada di pabrik, computer secara kritis sangat dibutuhkan di kantor modern. Beberapa automasi kantoe difokuskan pada mainframe yang dijalankan oleh ahli teknnik yang sudah dilatih dan sangat ahli; perkantoran sekarang ini kurang lebih seperti menekankan personal computer dan workstations untuk memusatkan perusahaan komputasi. Sejauh ini, prediksi untuk penyebaran pendukung computer kerja kooperatif dan kantor paperless belum sepenuhnya terwujud.
Jumlah pekerja yang meningkat yang menggunakan computer untuk bekerja di rumah, tetap berhubungan dengan kantornya dengan menggunakan interet. Telekomunikasi mempunyai banyak keuntungan untuk pekerja informasi, atasan-atasan mereka, dan masyarakat luar secara keseluruhan. Tetap, telekomunikasi dari rumah tidak untuk semua orang.  Kantor satelit, pondok industry dan kantor yang portable menawarkan alternative yang lebih praktis untuk beberapa pekerja.

Akibat dari computer bervariasi dari pekerjaan ke pekerjaan lain. Beberapa pekerjaan membutuhkan kemampuan yang lebih sedikit, sedangkan sebagian yang lain membutuhkan kemampuan yang lebih tinggi daripada computer. Ahli mengspekulasi bahwa produktivitas akan naik dan mengatur organisasi kepada teknologi baru dan berkembanghuman-centered system yang terdaptasi kepada kebutuhan dan kebiasaan kerja pada pekerja.

Monitoring computer menjadi prosedur yang controversial yang memunculkan isi privasi, dan pada beberapa kasus, penurunan moral pekerja. De-skilling, monitoring dan rusaknya kesehatan terutama sekali jelas di tempat kerja elektronik- pemasukan data gudang di paketkan dengan operator keyboard yang dibayar sangat murah. Kebanyakan dari tempat kerja ini sudah dipindahlokasikan ke negara-negara dengan gaji yang sangat minim dan hukum pekerja yang “lax”.

Chapter 10: Computer Security and Risks

Objectives

  • Describe several types of computer crime and discuss possible crime-prevention techniques.
  • Describe the major security issues facing computer users, computer system administrators, and law enforcement officials.
  • Describe how computer security relates to personal privacy issues.
  • Explain how security and computer reliability are related.

Chapter 10
Computer Security and Risks

Beberapa kejahatan computer menggunakan computer, modem dan alat-alat lain untuk mencuri barang-barang, uang, informasi, software, dann layanan. Beberapa lainnya menggunakan Trojan horses, virus,  worms, logic bombs, dan trik-trik software lain yang mensabotase system. Berdasarkan media, kejahatan computer dilakukan oleh orang-orang muda, jago computer yang biasa disebut dengan hackers. Penelitian menyarankan, bagaimanapun juga, para hackertersebut bertanggungjawab hanya pada sebagian kecil dari kejahatan computer. Beberapa tipe penjahat computer adalah pegawai kepercayaan dengan masalah kepribadian atau keuangan dan pengetahuan tentang system computer. Kejahatan computer yang paling sering, pembajakan software, dilakukan oleh bermilyar-milyar orang, seringnya tidak diketahui. Pembajakan adalah pelanggaran dari property hukum intelektual, yang pada sebagian kasus, ketinggalan jauh dibelakang kemajuan teknologi.

Karena meningkatnya kejahatan computer dan kerusakan lainnya, berbagai organisasi telah mengembangkan beberapa teknologi keamanan computer untuk melindungi system dan data mereka. Beberapa perangkat keamanan, seperti kunci dan lencana, di desain untuk membatasi akses fisik kedalam computer. Tetapi alat-alat ini menjadi kurang efektif di jaman personal computer  dan networks. Password, encryption, shielding dan audit-control software, semuanya digunakan untuk melindungi data yang bersifat sensitive di berbagai macam organisasi. Ketika semua ini gagal, backup dari data-data penting digunakan untuk membangun kembali system setelah kerusakan terjadi. Solusi keamanan yang paling efektif bergantung pada orangnya daripada kepada teknologi.

Normalnya, tingkatan keamanan menyediakan untuk melindungi privasi kita dan hak-hak orang lain. Tetapi adakalanya, prosedur keamanan juga terancam oleh hak-hak tersebut. Perdangan antara system keamanan computer dan kebebasan menimbulkan legal penting dan pertanyaan yang bersifat etik.

Chapter 13: Electronic Commerce and E-Business

Objectives

  • Describe the phases a company goes through when using the Internet for business.
  • Describe the forms of electronic commerce.
  • Describe the purpose, characteristics, and uses of intranets and extranets.
  • Describe the design and use of public Web sites for supporting business-customer transactions.
  • Describe some of the technical requirements of electronic commerce.
  • Describe some ethical issues related to electronic commerce.


Chapter 13
Electronic Commerce and E-Business
Describe the phases a company goes through using the Internet for business.
 Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi indonet yang dipimpin oleh Sanjaya. Indonet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh Indonet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi Indonet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di Indonet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine pada server AIX.
Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).
Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.

Describe the forms of electronic commerce.
I.     Business-to-business (B2B)
·         B2B adalah sebuah  interorganisasi sistem informasi  yang ditangani oleh suatu perusahaan  dalam ruang lingkup bisnisnya terhadap instansi atau organisasi lainnya.
·         B2B kadang-kadang sering disebut business-to-employee (B2E), saat focus utamanya menangani bisnis yang berelasi dengan suau organisasi..
II.   Business-to-consumer (B2C)
·         Transaksi yang terjadi antara perusahaan dengan single customer secara langsung.
·         B2C paling terlihat aspeknya dari sudut pandang consumer
III.    Consumer-to-consumer (C2C)
·         Penjualan secara individual yang langsung dilakukan antara customer denan produsen melalui website.
·         Yang paling terkenal dari C2C adalah eBay.

Describe the purpose, characteristics, and uses of intranets and extranets.
·         Intranet
adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan TCP/IP, untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun internet, yakni protokol internet(Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya),klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya. umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan.Umumnya, sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah "versi pribadi dari jaringan Internet", atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Untuk penggunaannya, Intranet biasanya digunakan untuk membantu alat dan aplikasi, misalnya kolaborasi dalam kerja sama (untuk memfasilitasi bekerja dalam kelompok dan telekonferensi) atau direktori perusahaan yang sudah canggih, penjualan dan alat manajemen hubungan dengan pelanggan, manajemen proyek dll, untuk memajukan produktivitas.
Intranet juga digunakan sebagai budaya perusahaan perubahan platform. Sebagai contoh, sejumlah besar karyawan membahas isu-isu kunci dalam aplikasi forum intranet dapat menyebabkan ide-ide baru dalam manajemen, produktivitas, kualitas, dan isu-isu perusahaan lainnya.
Dalam intranet yang besar, lalu lintas situs web seringkali sama dengan lalu lintas situs Web publik dan dapat dipahami dengan lebih baik dengan menggunakan software web metrik untuk melacak aktivitas secara keseluruhan. Survei pengguna juga meningkatkan efektivitas situs intranet. Bisnis yang lebih besar memungkinkan pengguna dalam intranet mereka untuk mengakses internet publik melalui server firewall. Mereka memiliki kemampuan menangani pesan yang datang dan pergi serta menjaga keamanan yang utuh.
Ketika bagian dari intranet diakses oleh pelanggan dan lainnya di luar bisnis, menjadi bagian dari sebuah extranet. Bisnis dapat mengirim pesan pribadi melalui jaringan publik, menggunakan enkripsi khusus / dekripsi dan perlindungan keamanan lainnya untuk menghubungkan satu bagian dari intranet mereka yang lain.
Pengguna intranet yang berpengalaman, editorial, dan tim teknologi bekerja sama untuk menghasilkan website. Paling umum, intranet dikelola oleh departemen komunikasi, HR atau CIO organisasi besar, atau kombinasinya.
 Di bidang edukasi, intranet berguna untuk membantu dalam membuat pengajaran, pembelajaran di sekolah lebih mudah, membantu dalam mengembangkan kurikulum yang akan mempersiapkan siswa untuk masa depan, memberikan siswa lebih banyak informasi untuk menambahkan kurikulum pengajaran, membantu dalam mengidentifikasi informasi yang diperlukan dan berkualitas tanpa membuang-buang banyak waktu, membantu dalam mengidentifikasi kebijakan yang relevan dan praktek profesional perpustakaan di negara-negara maju di tingkat sekolah.
·         Extranet
adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.
Describe the design and use of public Web sites for supporting business-customer transactions.
B2C (business-to-customer)
Characteristics of effective B2C Internet sites:
ØSpeed of transactions
ØLarge, up-to-date product selection
ØEase of use
ØSecure transactions
ØAfter-sale features

Describe some of the technical requirements of electronic commerce
1.      Web server requirements:
A company that engages in e-commerce must maintain a stable, secure, environmentally-sound computer room for its Web site servers and other equipment.
2.       E-commerce software requirements:
·          Catalog display—for finding and delivering business information
·          On-demand customer service—for shopping cart capability that keeps track of the items a customer has selected to purchase
·          Transaction processing—for doing typical calculations for a transaction, including computing taxes and shipping costs

Describe some of the ethical issues of electronic commerce.
·          A clear, explicit statement of the organization’s privacy policy
·          A policy statement addressing situations in which a person’s permission must be secured before his/her ID, photo, ideas, or communications are used or transmitted
·          A clear policy stating how the company will inform customers of the intended uses of personal information gathered during an online transaction and how the company will secure permission from customers for those uses
·          A statement that addresses issues of ownership with respect to network postings and communications
·          A policy of how the company monitors, or tracks, user behavior on Web sites



Chapter 9: The Evolving Internet



Objectives
  •   Explain how and why the Internet was created.
  •   Describe the technology that is at the heart of the Internet.
  •    Describe the technology that makes the Web work as a multimedia mass medium.
  •    Discuss the tools people use to build Web sites.
  •    Discuss the trends that are changing the Internet and the way people use it.
  •   Discuss some of the most important social and political issues raised by the growth of the Internet.
  •   Describe various ways that governments restrict access to the Internet.
Chapter 9 
The Evolving Internet
          

1.        Definisi dari Internet adalah sebuah jaringan maya dari jaringan – jaringan maya lainnya yang tersambung dengan banyak komputer di dunia. Internet awalnya tumbuh dari hasil research militer yang mendesign sebuah jaringan sehingga bisa tersedia komunikasi yang layak walaupun salah satu bagian jaringan sedang rusak, karena bisa memakai jaringan lainnya.
Internet diciptakan karena bisa menyambungkan kita dengan ribuan jaringan maya lain (bidang akademik, penelitian, pemerintahan, komersil, dll), bahkan tersambung langsung dengan banyak komputer di dunia, sehingga memudahkan kerja manusia dari generasi ke generasi selanjutnya. Oleh pencipta pertamanya, internet diciptakan mula – mula karena kebutuhan militer Amerika, yaitu untuk menyambungkan satu markas ke markas lainnya, menyimpan dokumen digital di dunia maya, bahkan untuk menyimpan sistem pertahanan negara.
2.        Teknologi merupakan nyawa dari internet karena internet lahir dari teknologi canggih dan perkembangan antara internet dan teknologi selalu berjalan maju bersama seiring dengan berputarnya waktu.
3.        Dengan perkembangan teknologi yang pesat (diperkirakan teknologi baru muncul setiap 6 bulan sekali) web work akan menjadi ‘idola’ bagi masyarakat. Multimedia massa akan berpusat pada internet, karena masyarakat sekarang membutuhkan informasi-informasi yang berbasis global, bukan hanya itu, edukasi, entertainment dan sosialisasi pun akan semakin terseret dalam lingkup web work.
4.        Banyak media-media yang dapat digunakan untuk membuat websites misalnya :
·         Dreamweaver, adalah  program penyunting halaman web keluaran Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver keluaran Macromedia. Program ini banyak digunakan oleh pengembang web karena fitur-fiturnya yang menarik dan kemudahan penggunaannya. Versi terakhir Macromedia Dreamweaver sebelum Macromedia dibeli oleh Adobe Systems yaitu versi 8. Versi terakhir Dreamweaver keluaran Adobe Systems adalah versi 10 yang ada dalam Adobe Creative Suite 4 (sering disingkat Adobe CS4).
·         Microsoft FrontPage (atau Microsoft Office FrontPage) merupakan sebuah program aplikasi editor HTML yang berbasis WYSIWYG dan juga bertindak sebagai alat bantu administrasi situs web yang dikembangkan oleh Microsoft untuk jajaran sistem operasi Windows. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office dari tahun 1997 hingga 2003.
5.        Masyarakat kini semakin peka dengan dengan perkembangan internet, mereka menggunakan internet sebagai media edukasi, hiburan, sosial, bisnis dan lain-lain. berita terbaru selalu saja diterbitkan melalui internet terlebih dahulu (contoh: www.twitter.com dan www.detik.com), hal ini disebabkan karena kecepatan dalam meng-upload berita ke internet lebih cepat dibandingkan harus diterbitkan lewat koran atau majalah, yang cenderung ribet dan lebih mahal.
6.        Isu-isu politik dan sosial dalam masyarakak akat semakin berkembang melalui internet, namun sayangnya dalam hal ini rentan akan manipulasi data dan fakta-fakta sulit untuk ditemukan. Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang berkeinginan untuk membuat isu sosial politik misalnya untuk mempromosikan dirinya dalam pemilihan ketua daerah, meningkatkan kepercayaan masyarakat atas kinerjanya, atau bahkan hanya mencari sensasi dan popularitas seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini.
7.         Ada banyak cara yang dilakukan pemerintah untuk membatasi akses internet,dengan menggunakan domain-domain seperti
·         .edu - educational sites
·         .com - commercial sites
·         .gov - government sites
·         .mil - military sites
·         .net - network administration sites
·         .org - nonprofit organization sites

Minggu, 27 November 2011

Chapter 12: Information Systems in Business


·  Menjelaskan komponen-komponen dari sistem dan karakteristik sistem informasi
·  Discuss a business organization as a system Mendiskusikan organisasi bisnis sebagai suatu sistem
·  Describe a business organization from the viewpoint of the value chain model Jelaskan organisasi bisnis dari sudut pandang model rantai nilai
·  Explain how transaction processing systems are used to support business processes Jelaskan bagaimana sistem pengolahan transaksi yang digunakan untuk mendukung proses bisnis
·  Explain how enterprise resource planning is changing the flow of information within and among business organizations Jelaskan bagaimana perencanaan sumber daya perusahaan adalah mengubah aliran informasi di dalam dan antara organisasi bisnis
·  Describe several ways computers support the work of managers Jelaskan beberapa cara komputer mendukung pekerjaan manajer
·  Discuss several ways a business can use information technology to compete effectively by improving efficiency and by improving its products and services Diskusikan beberapa cara bisnis dapat menggunakan teknologi informasi untuk bersaing secara efektif dengan meningkatkan efisiensi dan dengan meningkatkan produk dan layanan.
Chapter 12
Information Systems in Business

Sebuah sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling terkait yang bekerja bersama untuk tujuan yang sama. System adalah sebuah perangkat bagian yang tidak berhubungan dan bekerja secara bersama-sama untuk tujuan yang umum. Fungsi dari sebuah system bisa dibagi menjadi input, proses, output, feedback, dan control. Sebuah system bisa menjadi sebuah subsistem di system lain dan bisa berinteraksi dengan system lain di lingkungannya. Komputer dan organisasi bisnis keduanya dapat dlihat sebagai sebuah system.
Model rantai nilai melihat organisasi bisnis sebagai perangkat aktivitas yyang menambahkan nilai kepada produk perusahaan atau layanannya. Model ini membedakan anara primer, aktivitas produksi yang terpusat dan sekunder, aktivitas dukungan yang terorientasi. Setiap aktivitas adalah subsistem dengan input dan output itu sendiri; secara bersama-sama, subsistem-subsistem ini berinteraksi satu sama lain untuk menentukan penampulan secara keseluruhan dalam suatu organisasi. Sebagai sebuah subsistem sebuah organisasi bisnis yang lebih besar, system informasi adalah bagian perangkat yang tidak saling berhubungan dan bekerja secara bersama-sama untuk membuat, menyalurkan dan menggunakan produk informasi. Beberapa system indormasi system mendukungfeedback dan control fungsi suatu organisasi membuat mereka bisa membuat keputusan manajemen yang lebih baik. System informasi lain, disebut system proses transaksi, membuat transakisi tepat pada jalannya berdasarkan proses bisnis, seperti membeli dan faktur. Proses transaksi berkembang mengulangi 5 tahap : memasukan data, memproses data, menyalurkan dan meng-update data, menyiapkan dokumen dan laporan, dan mengambil alih penyelidikan pengguna. Perusahaan sumber merencanakan system untuk menarik informasi sevara bersama sama dari pilihan-pilihan transaksi, membuat perusahaan membuat interaksi antara departemennya dengan organisasi luar lebih efisien.
System informasi adalah alat yang seharusnya di desain intuk mempertemukan kebutuhan informasi dengan orang-orang yang menggunakannya. Sayangnya informasi yang sudah di desai bisa menghasilkan informasi yang overload dan menghambat kemampuan manager untuk berkomunikasi secara efektif atau untuk membuat keputusan yang berkualitas. Kode atau etik informasi perusahaan harus dilindungi sebagai privasi, dan kualitas informasi dan kebijaksanaan untuk membimbing managernya dan pekerja informasi dan membantu perkembangan budaya informasi yang etik.

Chapter 15 Is Artificial Intelligence Real?


Chapter 15
 Is Artificial Intelligence Real?
·         In what sense is AI a "moving frontier"?
Although there are several difficulties that AI researchers face trying to produce truly intelligent machine, many experts believe that people will eventually create artificial beings that are more intelligent than their creators.
·         What is a knowledge base? What is an expert system? How are the two related?
A Knowledge base contains facts and a system for determining and changing the relationships among those facts. Expert systems are programs designed to replicate the decision-making process of human experts. It also includes a  knowledge base.
·         What distinguishes a robot from a desktop computer?
A robot is a computer-controlled machine that performs specific manual tasks and does human jobs.
·         What kind of hardware is necessary for a robot to be self-correcting so it can modify its actions based on outside feedback?
Robots need output peripherals for manipulating their environment as and input sensors that let them perform self-correcting actions.
·         Why did early machine translation programs fail to produce the desired results?
They failed because they did not know the translation
·         Describe some techniques used in game-playing software, and explain how they can be applied to other AI applications.
1.      Heuristics
2.      Machine learning
3.      Pattern recognition
4.      Searching
·         In what ways are the techniques of optical character recognition similar to those of speech recognition programs?
Optical character recognition's techniques are similar to those of speech recognition programs because they both convert text into images.
·         What are some of the problems that make machine vision so challenging? 
Some problems come up with masses of irrelevant data, objects that partially cover objects, and more.

My Knowledge Portal About The Orchid Tissue Culture


Kultur Jaringan Pada Anggrek

Perkembangan kultur jaringan di Indonesia terasa sangat lambat, bahkan hampir dikatakan jalan di tempat jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya, tidaklah heran jika impor bibit anggrek dalam bentuk ‘flask’ sempat membanjiri nursery-nursery anggrek di negara kita. Selain kesenjangan teknologi di lini akademisi, lembaga penelitian, publik dan pecinta anggrek, salah satu penyebab teknologi ini menjadi sangat lambat perkembangannya adalah karena adanya persepsi bahwa diperlukan investasi yang ‘sangat mahal’ untuk membangun sebuah lab kultur jaringan, dan hanya cocok atau ‘feasible’ untuk perusahaan.  

Menurut Suryowinoto (1991), kultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. jadi, kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.Kultur jaringan akan lebih besar presentase keberhasilannya bila menggunakan jaringan meristem. Jaringan meristem adalah jaringan muda, yaitu jaringan yang terdiri dari sel-sel yang selalu membelah, dinding tipis, plasmanya penuh dan vakuolanya kecil-kecil. Kebanyakan orang menggunakan jaringan ini untuk tissue culture. Sebab, jaringan meristem keadaannya selalu membelah, sehingga diperkirakan mempunyai zat hormon yang mengatur pembelahan.

Teknik kultur jaringan sebenarnya sangat sederhana, yaitu suatu sel atau irisan jaringan tanaman yang sering disebut eksplan secara aseptik diletakkan dan dipelihara dalam medium pada atau cair yang cocok dan dalam keadaan steril. dengan cara demikian sebaian sel pada permukaan irisan tersebut akan mengalami proliferasi dan membentuk kalus. Apabila kalus yang terbentuk dipindahkan kedlam medium diferensiasi yang cocok, maka akan terbentuk tanaman kecil yang lengkap dan disebut planlet. Dengan teknik kultur jaringan ini hanya dari satu irisan kecil suatu jaringan tanaman dapat dihasilkan kalus yang dapat menjadi planlet dlama jumlah yang besar.

Pelaksanaan teknik kultur jaringan tanaman ini berdasarkan teori sel sperti yang dikemukakan oleh Schleiden, yaitu bahwa sel mempunyai kemampuan autonom, bahkan mempunyai kemampuan totipotensi. Totipotensi adalah kemampuan setiap sel, darimana saja sel tersebut diambil, apabila diletakkan dilingkungan yangsesuai akan tumbuh menjadi tanaman yang sempurna.

Teknik kultur jaringan akan berhasil dengan baik apabila syarat-syarat yang diperlukan terpenuhi. Syarat-syarat tersebut meliputi pemilihan eksplan sebagai bahan dasar untuk pembentukkan kalus, penggunaan medium yang cocok, keadaan yang aseptik dan pengaturan udara yang baik terutama untuk kultur cair. Meskipun pada prinsipnya semua jenis sel dapat ditumbuhkan, tetapi sebaiknya dipilih bagian tanaman yang masih muda dan mudah tumbuh yaitu bagian meristem, seperti: daun muda, ujung akar, ujung batang, keping biji dan sebagainya. Bila menggunakan embrio bagian bji-biji yang lain sebagai eksplan, yang perlu diperhatikan adalah kemasakan embrio, waktu imbibisi, temperatur dan dormansi.
Kegunaan utama dari kultur jaringan adalah untuk mendapatkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat, yang mempunyai sifat fisiologi dan morfologi sama persis dengan induknya. Dari teknik kultur jaringan tanaman ini diharapkan juga memperoleh tanaman baru yang bersifat unggul. Secara lebih rinci dan jelas berikut ini akan dibahas secara khusus kegunaan dari kultur jaringan terhadap berbagai ilmu pengetahuan.
Kultur jaringan tanaman telah dikenal banyak orang sebagai usaha mendapatkan varietas baru (unggul) dari suatu jenis tanaman dalam waktu yang relatif lebih singkat dari pada dengan cara pemuliaan tanaman yang harus dilakukan penanaman secara berulang-ulang sampai beberapa generasi. Untuk mendapatkan varietas baru melalui kultur jaringan dapat dilakukan dengan cara isolasi protoplas dari 2 macam varietas yang difusikan. Atau dengan cara isolasi khloroplas suatu jenis tanaman yang dimasukkan kedalam protoplas jenis tanaman yang lain, sehingga terjadi penggabungan sifat-sifat yang baik dari kedua jenis tanaman tersebut hingga terjadi hibrid somatik. Cara yang lain adalah dengan menyuntikkan protoplas dari suatu tanaman ketanaman lain. Contohnya transfer khloroplas dari tanaman tembakau berwarna hijau ke dalam protoplas tanaman tembakau yang albino, hasilnya sangat memuaskan karena tanaman tembakau menjadi hijau pula. Contoh lain adalah keberhasilan mentrasnfer khloroplas dari tanaman jagung ke dalam protoplas tanaman tebu hasilnya memuaskan (Anik Herawati, 1991).
Kloroplas yang ditransfer harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Sewaktu dilakukan isolasi, khloroplas harus sempurna.
2. Setelah diisolasi harus mempuyai sifat yang sama dengan khloroplas yang tumbuh secara in vivo (budidaya biasa).
3. Setelah diisolasi masih mempunyai sifat atau aktivitas fotosintesa yang cukup tinggi.

Kultur jaringan juga mempunyai manfaat yang besar dibidang farmasi, karena dari usaha ini dapat dihasilkan metabolit skunder upaya untuk pembuatan obat-obatan, yaitu dengan memisahkan unsur-unsur yang terdapat di dalam kalus ataupun protokormus, misalnya alkoloid, steroid, dan terponoid. Dengan ditemukannya cara mendapatkan metabolit skunderdari kalus suatu eksplan yang di tumbuhkan dalam medium kultur jaringan, mak berarti dapat menghemat waktu dan tenaga. Dengan cara biasa, untuk mendapatkannya harus menunggu lama samapai tanaman cukup umur bahkan sampai berproduksi hingga bertahun-tahun. Sedangkan dengan teknik kultur jaringan hanya membuthkan waktu antara tiga minggu sampai satu bulan saja. Metabolit yang dihasilkan dari kalus ternyata juga memiliki kadar yang lebih tinggi daripada dengan cara biasa (langsung dari tanaman). Dengan cara pengambilan metabolit skunder dari kalus, biasanya selalu diperoleh kandungan lain yang lebih banyak jenisnya, karena seringkali timbul zat-zat alkaloid atau persenyawaan-persenyawaan lainnya yang sangat berguna untuk pengobatan.
Persenyawaan yang bermanfaat yang diambil dari kalus dapat ditingkatkan kadarnya dengan cara memanipulasinya, antara lain:
1. Memakai medium lain yang sesuai.
2. Mengubah salah satu kadar komponen dalam medium.
3. Memberi zat tambahan tertentu ke dalam medium, misalnya penambahan zat pengatur tumbuh auksin ataupun sitokinin.
Kultur jaringan juga memberikan masukkan atau informasi pengetahuan yang sangat bermanfaat dibidang fisiologi tanaman. Pada tanaman anggrek misalnya, telah berhasil diketahui bahwa jika ujung akarnya diiris melintang akan memperlihatkan warna tertentu. Warna tersebut nantinya akan sama dengan warna bunganya. Hal ini sangat berguna dalam bidang perdangan bunga hias, sebab walaupun tanamannya belum berbunga orang sudah dapat mengetahui warna bunga yang akan muncul.
Melalui perbanyakan vegetatif dengan kultur jaringan ternyata juga berpengaruh terhadap devisa negara. Misalnya, denagn terlaksananya ekspor tanaman anggrek ke negara lain, maka akan menaikkan devisa negara dibidang pertanian.

Teknik kultur jaringan sampai saat ini memang belum biasa dilaksanakan oleh para petani, baru beberapa kalangan pengusaha swasta saja yang sudah mencoba melaksanakannya, karena pelaksanaan teknik kultur jaringan tanaman memerlukan keterampilan khusus dan harus diltar belakangi dengan ilmu pengetahuan dasar tentang fisiologi tumbuhan, anatomi tumbuhan, biologi, kimia dan pertanian. Dengan demikian jelas akan amat sulit untuk diterima oleh kalangan petani biasa. Di samping itu, pelaksanaan teknik kultur jaringan mutlak memerlukan laboratorium khusus, walaupun dapat di usahakan secara sederhana (dalam ruang yang terbatas), namun tetap memerlukan peralatan yang memadai. Kemungkinan lain petani akan merasa enggan bekerja secara aseptik. Karena semua pekerjaan harus dilaksanakan secara hatri-hati dan cermat serta memerlukan kesabaran yang tinggi. Biaya untuk mewujudkan perbanyakan tanaman cecara in vitro ini juga sangat mahal, kecuali kita meramu medium sendiri. Bila kia terpaksa harus membeli medium yang sudah jadi (dalam kemasan) jelas akan sangat mahal, sebab medium yang sudah jadi masih harus di impor dari luar negeri. Apalagi kita harus membeli saran untuk perlakuan isolasi dan fusi protoplas, tentu biayanya akan bertambah besar. Enzim-enzim yang digunakan dalam kultur jaringan juga masih dibeli dari luar negeri sepertti Jepang.
Lepas semua dari kendala-kendala tersebut diatas, kita harus mengakui bahwa teknik kultur jaringan sangat bermanfaat bagi dunia ilmu pengetahuan, terutama untuk pengembangan bioteknologi.

ALAT-ALAT LABORATORIUM KULTUR JARINGAN
NAMA ALAT
GAMBAR
Laminar Air Flow Cabinet (LAFC)
Alat ini letaknya diruang penabur, yaitu ruang yang selalu harus dalam keadaan steril. alat ini digunakan sebagai tahap perlakuan penanaman.

Entkas
Merupakan bentuk lama dari alat penabur (LAFC), maka fungsinya pun sama seperti (LAFC).

Shaker (penggojok)
Merupakan alat penggojok yang putarannya dapat diatur menurut kemauan kita. Penggojok ini dapat digunakan untuk keperluan menumbuhkan kalus pada eksplan anggrek atau untuk membentuk protokormusatau sering disebut plb (protocorm like bodies) dari kalus bermacam jaringan tanaman.


NAMA ALAT
GAMBAR
Autoklaf
Autoklaf adalah alat sterilisasi untuk alat dan medium kultur jarinang tanaman.

Sebelum menguraikan cara-cara membuat medium kultur jaringan, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui unsur-unsur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Unsur-unsur yang dibuthkan tanaman dikelompokkan menjadi:
1. Garam-garam Anorganik
Setiap tanaman membutuhkan paling sedikit 16 unsur untuk pertumbuhannya yang normal. Tiga unsur di antaranya adalah C,H,O yang di ambil dari udara, sedangkan 13 unsur yang lain berupa pupuk yang dapat diberikan melalui akar atau melalui daun. Pada perbanyakan tanaman secara kultur jaringan. Semua unsur tersebut dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhannya. Ada unsur yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar yang disebut unsur makro, ada pula yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah sedikit tetapi harus tersedia yang disebut unsur mikro.
2. Zat-zat Organik
Zat-zat organik yang biasanya ditambahkan dalam medium kultur jaringan adalah sukrosa, mio inositol, asam amino, dan zat pengatur tumbuh. Sedangkan sebagai tambahan biasanya diberi zat organik lain seperti air kelapa, ekstrak ragi, pisang, tomat, toge dan lain-lain.
B. Kegunaan Setiap Unsur Bagi Tanaman
setelah kita mengetahui unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman, maka sebelum kita menentukan unsur-unsur yang akan digunakan untuk meramu medium kultur jaringan perlu mengetahui terlebih dahulu kegunaan unsur-unsur tersebut bagi pertumbuhan tanaman atau jaringan tanaman.
1. Unsur Nitrogen (N)
Kegunaan unsur Nitrogen bagi tanaman adalah untuk menyuburkan tanaman, sebab unsur N dapat membentuk protein, lemak dan berbagai persenyawaan organik yang lain.
2. Unsur Fospor (P)
Dibutuhkan oleh tanaman untuk membentuk karbohidrat. Maka, unsur P ini dibutuhkan secara besar-besaran pada waktu pertumbuhan benih.
3. Unsur Kalium (K)
Memperkuat untuk tubuh tanaman, karena unsur ini dapat digunakan untuk memperkuat serabut-serabut akar, sehingga daun, bunga dan buah tidak mudah gugur.
4. Unsur Sulpur (S)
Unsur ini digunakan untuk proses pembentukan anakan sehingga pertumbuhan dan ketahanan tanaman terjamin.
5. Unsur Kalsium (Ca)
Digunakan untuk merangsang pembentukkan bulu-bulu akar, mengeraskan batang dan merangsang pembentukkan biji.
6. Unsur Magnesium (Mg)
Digunakan tanaman sebagai bahan mentah untuk ppembentukkan sejumlah protein.
7. Unsur Besi (Fe)
Unsur ini digunakan sebagai penyangga (chelati agint) yang sangat penting untuk menyagga kestabilan pH media selama digunakan untuk menumbuhkan jaringan tanaman.
8. Unsur Sukrosa
Unsur ini sering ditambahkan pada medium kultur jaringan sebagai sumber energi yang diperlukan untuk induksi kalus.
9. Unsur Glukosa atau FruktosaUnsur ini dapat digunakan sebagai unsur pengganti sukrosa karena dapat merangsang beberapa jaringan.
10. Unsur Mio-inositol
Penambahan unsur ini pada medium bertujuan untuk membantu diferensiasi dan pertumbuhan sejumlah jaringan.
11. Unsur Vitamin
Vitamin-vitamin yang sering digunakan dalam mediumklutur jaringan antara lain adalah Thiamin. Thiamin adalah vitamin esensial yang digunakan untuk medium kultur jaringan.
12. Unsur Asam Amino
Unsur ini diunakan oleh tanaman untuk proses pertumbuhan dan diferensiasi sel. Kebutuhan unsur asam amino oleh tanaman berbeda.
13. Unsur Zat Pengatur Tumbuh.
Zat pengatur tumbuh pada tanaman adalah senywa organik bukan hara, yang dalam jumlah sedikit dapat mendukung, menghambat dan dapat merubah proses fisiologi tumbuhan. Zat pengatur tumbuh dalam tanaman terdir dari lima kelompok yaitu, Auksin, Sitokinin, Giberelin, Etilen dan Inhibitor dengan ciri khas dan pengaruh yang berlainan terhadap proses fisiologis.
Zat pengatur tumbuh sangat diperlukan sebagai komponen medium bagi pertumbuhan dan diferensiasi. Tanpa penambahan zat pengatur tumbuh dalam medium, pertumbuhan sangat terhambat bahkan tidak akan tumbuh sama sekali.
C. Bentuk Fisik Media Tanam
Media tanam harus berisi semua zat yang diperlukan untuk menjamin pertumbuhan eksplan. Bahan-bahan yang diramu berisi campuran garam mineral sumber unsur makro dan unsur mikro, gula , vitamin, protein, dan hormon tumbuh. media tanam dalam kultur jaringan adalah tempat untuk tumbuh eksplan. Media tanam tersebut dapat berupa larutan (cair) atau padat. Media cair berarti campuran-campuran zat kimia dengan air suling, sedangkan media padat adalah media zat cair tesebut ditambah dengan zat pemadat agar.
D. Faktor Lingkungan
Keasaman (pH)
Keasaman pH adalah nilai derazat keasaman atau kebasaan dari larutan dalam air. Keasaman (pH) suatu larutan menyatakan kadar dari ion H dalam larutan. Nilai di dalam pH berkisar antara 0 (sangat asam) sampai 14 (sangat basa), sedangkan titk netral adalah pH pada 7.
Kelembapan relatif (RH) lingkungan biasanya mendekati 100%. RH sekeliling kultur mempengaruhi pola pengembangan. Jadi, pengaturan RH pada keadaan tertentu memerlukan suatu bentuk diferensiasi Khusus.
Cahaya
Intensitas cahaya yang rendah dapat mempertinggi embriogenesis dan organogenesis. Cahaya ultra violet dapat mendorong pertumbuhan dan pembentukan tunas dari kalus tembakau pada intesitas yang rendah.
4. Temperatur
Temperatur yang dibutuhkan untuk dapat terjadi pertumbuhan yang optimum umumnya adalah berkisar di antara 200-300C. Sedangkan temperatur yang optimum untuk pertumbuhan kalus endosperm adalah sekitas 250C.
E. Pembuatan Media Tanam
Sebelum membuat medium, maka terlebi dahulu kita harus menentukan medium apa yang akan kita buat. Jenis medium dengan komposisi unsur kimia yang berbeda dapat digunakan untuk media tumbuh dari jaringan tanaman yang berbeda pula. Misalnya media Vacin Went sangat baik untuk media tumbuh anggrek. Tetapi tidak cocok untuk media tumbuh lain. Untuk eksplan dair tanaman keras sring menggunakan medium WPM, sedangkan untuk tanaman semusim (sayuran dan tanaman hias) sering menggunakan medium MS. Medium Kundson C cocok untuk menanam eksplan kelapa kopyor dan anggrek.
Untuk membuat media kultur jaringan, biasanya menimbang setiap komponen bahan kimia yang terdapat pada resep medium dasar. Langkah ini kurang praktis karena memakan banyak waktu dan mengurangi ketepatan. Selain itu, timbangan yang digunakan untuk menimbang sejumlah kecil bahan kimia kadang-kadang tidak tersedia. Kendala ini dapat diatasi dengan membuat larutan stoc terlebih dahulu, kecuali untuk unsur makronya. Jadi perlu membuat larutan stoc mikro.

sumber:
http://mediakulturjaringan.blogspot.com/2010/10/semua-tentang-kultur-jaringan-tanaman.html