Senin, 28 November 2011

Chapter 14: Systems Design and Development

Objectives

  • Describe the process of designing, programming, and debugging a computer program.
  • Explain why there are many different programming languages, and give examples of several.
  • Explain why computer languages are built into applications, operating systems, and utilities.
  • Outline the steps in the life cycle of an information system, and explain the purpose of program maintenance.
  • Explain the relationship between computer programming and computer science.
  • Describe the problems faced by software engineers in trying to produce reliable large systems.
  • Explain why software companies provide only limited warranties for their products.



Chapter 14 
Systems Design and Development 

Computer programming  adalah form terspesialisasi dalam penyelesaian suatu masalah yang mengembangkan algoritma untuk memecahkan suatu masalah. Kebanyakan programmer menggunakan stepwise perbaikan untuk memecahkan suatu masalah secara berulang-ulang menjadi sesuatu yang lebi kecil, lebih mudah memecahkan masalah. Algoritma iasanya berkembang di psedocode, yang mendeskripsikan logika dari program sebelum diterjemahkan kedalam bahasan programming. Sebuah penterjemah bahasa-baik compiler maupun interpreter-mengecek error, dan jika ia tidak menemukan kesalahan, menterjemahkan program kedalam bahasa mesin sehingga computer bisa melaksanakan instruksi yang diminta. Logic error tidak akan diketahui sampai program yang ditransalasikan berjalan, dan mungkin tidak sampai itu. Proses programming tidak akan terpenuhi samapi program sudah dicek errornya.

Level bahasa tingkat tinggi, seperti FORTRAN, COBOL, BASIC, dan C++, kurang lebih seperti bahasa inggris, dan lebih muda digunakan dari bahasa mesin yang sebelumnya. Terlebih, mereka secara umum bisa di transportasikan antara computer dengan penulisan ulang yang minimum. Kebanyakan bahasa modern saat ini membutuhkan programming yang terstruktur, teknik yang mengembangkan penyatuan subprogram dengan hanya menggunakan tiga fundamental control: rangkaian, pilihan, dan pengulangan. Programming yang terstruktur menghasilkan program dengan logic error yang lebih sedikit.

Kebanyakan aplikasi mengandung bahasa makro, scripting languanges, dan query langueanges yang menempatkan daya programming ditangan pengguna. Query languanges direpresentasikan ke dalam empat bahasa generasi (4GLs), yang tidak sesuai prosedir, yang memungkinkan programmer untuk focus dalam menyelesaikan tugasnya daripada memikirkan langkah-langkah yang berkembang dalam menyelesaikan tugas. Visual programming membuat programmer bisa menggunakan ikon, drawing tools, menu, dan kotak dialog untuk merekonstruksi program dari objek dengan menggunakan property dan tersedianya kemampuan untuk mengirim pesan satu sama lain; kebanyakan percaya bahwa OOP mewakili programming dimasa depan.

Program adalah bagian dari system informasi yang lebih besar. Sebuah system informasi mempunyai siklus hidup yang dimulai dengan investigasi mula-mula dari sebuah masalah, diproses dengan analisis, desain, perkembangan dan fasa pelaksanaan, dan tetap hidup dalam fasa biaya sampai system itu diberhentikan. Sebuar system analis mengatur beberapa system informasi dengan bantuan dari tim programmer dan beberapa professional computer lainnya, termasuk teknik pengumpulan data, modeling tools, dan teknologi CASE.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar